Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Jum'at, 25 Juli 2014
katam
banner3
cyber-ex
banner4
Serba-Serbi MKRPL
Uji Mesin
epetani

BPTP Kalteng Online

Link Website

Home >> Berita >> Info Aktual >> Panen Padi Lokal “Parukat” di Lahan Rawa Lebak...
Panen Padi Lokal “Parukat” di Lahan Rawa Lebak, Katingan: Saluran Drainase Perlu Dibenahi PDF Cetak E-mail
Berita - Info Aktual
Kamis, 17 Maret 2011 09:37

Padi lokal “Parukat” dan juga “Ambang Ambet” umum ditanam di lahan rawa lebak Kabupaten Katingan, tepatnya di Desa Buntut Bali, Kecamatan Pulau Malan, Kalimantan Tengah. Padi yang di tanam bulan Nopember 2010 mulai dipanen pada pertengahan bulan ini (3/2011).

Hasil pengkajian di lokasi pengembangan integrasi SUT padi-karet-sapi BPTP Kalteng pada 5 petani kooperator seluas 2 ha, ternyata pemupukan memiliki keragaan agronomis dan produksi lebih tinggi dibandingkan tanpa pemupukan. Perlakuan pemupukan masih dikenalkan pada petani lokal disebabkan petani tidak biasa melakukan pemupukan saat berbudidaya padi. Pemupukan yang diberikan berdosis Urea 200 kg/ha,  SP-36 150  kg/ha, dan KCl 50 kg/ha.


Keragaan agronomis menunjukkan, ada peningkatan dari perlakuan tanpa pupuk dengan dipupuk pada tinggi tanaman dan jumlah anakan, yaitu dari 147 cm menjadi 166 cm, dan dari 16 anakan menjadi 24 anakan. Ditinjau dari segi produksi, terjadi peningkatan 27 % jika dilakukan pemupukan, yaitu dari 2,00 – 3,14 t/ha GKP menjadi 2,64 – 3,92 t/ha GKP. Berdasarkan luasan lebak sebesar 75 ha tersebut diperkirakan dengan rata-rata panen 2,7 t/ha diperoleh produksi sebesar 202,5 t GKP.

Menurut Ikik (69 th), tahun ini panen agak menurun karena air agak kurang. Hal itu diiyakan oleh Purdianto (43 th), bahwa cepatnya air hilang di lahan lebak mereka disebabkan digalinya saluran drainase hingga air keluar terus dari lebak menuju sungai. Menurut mereka, perlu dibangun pintu pengaturan air antara saluran drainase dengan saluran di mulut sungai. Dengan demikian air tetap cukup di kawasan persawahan mereka. (Dr. A)

 

Artikel Terkait

Joomla Templates by JoomlaVision.com